Suasana pagi di Desa Kandangan, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, mendadak gempar setelah warga menemukan seorang bayi yang diduga sengaja ditinggalkan di sebuah warung dekat Jembatan Curah Kebo, Rabu (4/2/2026).
Bayi tersebut pertama kali diketahui keberadaannya oleh warga yang melintas dan mendengar suara tangisan tak biasa dari arah warung. Setelah didekati, warga mendapati seorang bayi terbaring sendirian, lalu segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Senduro.
Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung bergerak cepat. PS Kanit Samapta Polsek Senduro, Aiptu Rahmat Ari Wibowo, bersama anggota mendatangi lokasi dan mengevakuasi bayi tersebut ke Puskesmas Senduro guna mendapatkan penanganan medis.
Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar melalui Kasubsi PIDM Sie Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, S.H., membenarkan adanya penemuan bayi terlantar tersebut.
“Berkat laporan cepat dari warga dan respons petugas, bayi berhasil diselamatkan. Saat ini kondisinya stabil dan mendapat perawatan intensif dari tim medis,” ujar Ipda Suprapto.
Dari hasil pemeriksaan awal, bayi diperkirakan baru berusia sekitar dua hari. Hal itu diperkuat dengan kondisi tali pusar yang masih menempel. Saat ditemukan, bayi dalam keadaan bersih dan terawat, mengenakan pakaian berwarna hijau, topi kuning, serta diselimuti kain berwarna biru.
Lokasi penemuan berada di atas sebuah meja kecil di warung milik Hadi Laksono, tak jauh dari Jembatan Curah Kebo, yang kerap dilalui warga.
Pihak kepolisian memastikan bayi tersebut kini berada dalam perlindungan negara dan mendapatkan penanganan medis yang layak. Aparat juga tengah melakukan pendalaman untuk mengungkap siapa pihak yang bertanggung jawab atas penelantaran bayi tersebut.
“Kami memastikan keselamatan bayi menjadi prioritas utama. Langkah-langkah hukum dan sosial akan dilakukan sesuai prosedur demi masa depan anak ini,” pungkas Ipda Suprapto.
Red
