SUMENEP –MATAJATIMNEWS.COM
Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, dipadati puluhan ribu jemaah dari berbagai daerah di Indonesia untuk mengikuti rangkaian Idul Khotmi Nasional Tarekat Tijaniyah ke-234. Kegiatan keagamaan berskala nasional tersebut digelar selama tiga hari, mulai Jumat, 17 Juli hingga Minggu, 19 Juli 2026.
Sejak hari pertama pelaksanaan, arus kedatangan jemaah terus meningkat. Ribuan kendaraan, baik bus, minibus, maupun kendaraan pribadi, memadati kawasan sekitar pondok pesantren. Para jemaah datang dengan penuh antusias untuk mengikuti berbagai rangkaian ibadah, doa bersama, zikir, pembacaan wirid, tausiah, dan kegiatan spiritual lainnya yang menjadi bagian dari tradisi Idul Khotmi Tarekat Tijaniyah.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan tertib dan khidmat. Panitia bersama unsur keamanan, relawan, serta pengurus Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan telah menyiapkan berbagai fasilitas guna memastikan kenyamanan para peserta, mulai dari pengaturan lalu lintas, area parkir, pos kesehatan, hingga tempat istirahat bagi jemaah.
Salah seorang panitia menyampaikan bahwa Idul Khotmi merupakan agenda rutin yang memiliki nilai spiritual sangat tinggi bagi para pengamal Tarekat Tijaniyah. Selain menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi antarjemaah dari berbagai daerah.
"Kami bersyukur pelaksanaan Idul Khotmi Nasional ke-234 mendapat sambutan luar biasa. Jemaah datang dari berbagai provinsi untuk bersama-sama berzikir, berdoa, dan mempererat persaudaraan sesama umat Islam," ujar salah seorang panitia.
Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta mengikuti berbagai agenda yang telah disusun oleh panitia, termasuk majelis zikir, pembacaan wirid, ceramah keagamaan, doa bersama, hingga penutupan yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (19/7/2026).
Selain menjadi kegiatan ibadah, Idul Khotmi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Kehadiran puluhan ribu jemaah turut menggerakkan roda perekonomian lokal, mulai dari pedagang makanan, pelaku UMKM, hingga jasa transportasi dan penginapan di wilayah Prenduan dan sekitarnya.
Masyarakat sekitar menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Mereka berharap agenda keagamaan berskala nasional ini terus menjadi wadah mempererat persatuan umat serta membawa keberkahan bagi Kabupaten Sumenep dan masyarakat Madura secara umum.
Dengan semangat kebersamaan dan kekhusyukan, Idul Khotmi Nasional Tarekat Tijaniyah ke-234 di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan diharapkan mampu menjadi momentum memperkuat nilai-nilai keislaman, persaudaraan, serta menjaga tradisi dakwah yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.
Red
