Kecelakaan beruntun melibatkan empat truk, tiga sepeda motor, sejumlah rumah dan menelan empat korban jiwa terjadi di Jalan Raya Malang–Surabaya, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, sekitar pukul 05.52 WIB, Senin (27/7/2026).
Kasat Lantas Polres Pasuruan,AKP Jauhar Rizqullah Sumirat, menjelaskan kronologi kecelakaan itu bermula saat truk traktor head bernomor polisi DK-8019-DG melaju dari arah Malang menuju Surabaya.
Berdasarkan Hasil penyelidikan pengemudi truk diduga tidak dapat menguasai laju kendaraannya sehingga menabrak bagian belakang truk Mitsubishi N-8591-BG tepat di depannya.
“Sopir diduga tidak bisa mengontrol laju (kendaraan) sehingga terjadi kecelakaan,” ucap Jauhar.
Benturan membuat truk Mitsubishi terdorong sampai masuk ke jalur berlawanan dan menabrak dua sepeda motor yang melaju dari arah Surabaya menuju Malang, yakni Honda Vario W-2461-NEL dan Honda Supra X N-4197-TCC.
Tidak berhenti di situ, truk Mitsubishi tertabrak truk tangki L-9360-G yang datang dari arah Surabaya menuju Malang.
Truk traktor head DK-8019-DG terus melaju ke arah Surabaya dan kembali menabrak truk S-9137-UZ yang juga melaju searah. Akibatnya truk S-9137-UZ terpental ke sisi kanan jalan sampai menabrak sepeda motor Honda Vario N-5243-VAD serta sejumlah rumah yang berada di tepi jalan sisi timur.
Sementara itu, sopir truk S-9137-UZ yang sempat terjepit di dalam kabin selama proses penyelamatan dinyatakan meninggal dunia setelah berhasil dievakuasi dan dilarikan ke RS Pusdik Sabhara Porong, Sidoarjo.
“Informasi terakhir sopir truk meninggal dunia,” kata Jauhar.
Dari pendataan saat ini,Sulkan (63),sopir truk Mitsubishi asal kecamatan Tumpang,Stefanus Beko Bhoko (56) Pengendara Motor asal kecamatan Sukorejo,Kabupaten Pasuruan,Wahyu Kulila (46) penumpang sepeda motor yang sama,keduanya mengalami luka berat hingga akhirnya tewas di tempat.Serta satu korban lainnya Agus prastya (37) sopir truk traktor head asal kecamatan Pakis,kabupaten Malang.
Polisi menyebut total korban meninggal dunia mencapai empat orang sedangkan ada enam korban lainnya mengalami luka-luka.
Hasil penyelidikan Polisi sementara,mengarah pada faktor kelalaian pengemudi truk traktor head,yang kurang hati - hati saat berkendara.Untuk penyebab pasti masih di dalami oleh penyidik Satlantas Polres Pasuruan.
( Crisna )
