SUMENEP MATA JATIMNEWS.COM
Pendidikan merupakan suatu pranata yang mengusahakan pembangunan insan untuk pengembangan dirinya dalam upaya memaksimalkan hubungan manusia dengan dirinya, manusia dengan Tuhannya dan manusia dengan lingkungan masyarakat,
maka pelaksanaan pendidikan harus dilaksanakan dengan penuh serius dan penuh anggung jawab baik oleh Kepala Dinas dan jajarannya maupun oleh Kepala Sekolah dengan para gurunya,
jangan sampai mngedepankan kepentingan pribadi dari pada kepentingan kemajuan dan perkembangan peserta didiknya, karena tidak seperti membalikkan telapak tangan dalam upaya membentuk manusia yang bertakwa kepada Tuhan, manusia yang bisa mengembangkan akalnya dan manusia yang bisa menata budi pekertinya.
Hasil Pantauan matajatimnews.com tentang kondisi proses belajar di lingkungan SMPN1 Pragaan Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep,
diduga ada hal yang janggal utamanya masa penugasan Kepala Sekolah. Hakikatnya Kepala Sekolah itu adalah tamu dimana ia ditugaskan sedangkan tuan rumahnya adalah para guru, tetapi fenomina menarik ditemui justru Kepala Sekolah SMPN1 Pragaan ini masa tugasnya sampai 3 priode ( 12 tahun ) terhitung sejak Januari tahun 2014 hingga sekarang,
menurut pengakuan Kepala Sekolah SMPN1 Pragaan panggilan akrabnya Bapak Gatot ketika dikonfirmasi dikantornya menyatakan “ saya menjadi Kepala Sekolah di SMPN1 Pragaan ini sudah lama sekitar 12 tahun berjalan “ pada hal yang biasa terjadi Kepala Sekolah ditugaskan hanya 1 Periode,
jikaterjadi 2 periode tentu pengecualian mungkin karena sosok Kepala Sekolah Tersebut masih dibutuhkan untuk memajukan para peserta didiknya atau pengembangan ekstrakurikuler. Menurut sumber terpercaya yang enggan disebut namanya kepada matajatimnews menyatakan “ Kalau saya pantau selama di komandani oleh Bapak H Gatot Rudy Asmu’i, S.Pd ini saya lihat sepertinya tidak ada kemajuan justru ketika akhir masa jabatan Kepala Sekolah sebelumnya ( saya lupa namanya ) , beliau hendak membangun lapangan putsal dengan anggaran kalau tiak salah sebesar Rp 40.000.000,- agar siswa berkembang dibidang olehraga,
tetapi digagalkan oleh Kepala sekolah penggantinya, disisi lain ketika Kepala Skolah sebelumnya latihan musik, latihan teater jalan terus, sekarang sudah tidak lagi bahkan Pramuka yang dulunya mencapai peringkat 6 se Madura sekarang sudah tidak ada ceritanya “ Menariknya dalam 3 tiga periode Bapak Gatot menjadi Kepala Sekolah kemajuan tidak pernah dinikmati oleh para siswa SMPN1 Pragaan justru mundur seribu langkah, Kepala Dinas Pendidikan Sumenep dan jajarannya justru tidak peduli, pada hal kepanjangan tangan dari Dinas Pendidikan adalah pengawas, apakan mungkin persoalan ini tidak terendus atau sengaja ditutup rapi.
Ketika Tim matajatimnews.com mendatangi Kepala Dinas Pendidikan di kantornya beliau tidak dapat menemui Tim karena ada kunjungan dinas ke SDN Nyapar Dasuk Sumenep, untuk yang kedua kalinya tim juga mendatangi kantornya beliau tidak bisa ditemui alasannya karena ada tugas mendadak dari Bupati, walaupun sudah ada janji via WA.
Mengingat pentingnya persoalan termaksud maka tim matajatimnews hanya bisa konfirmasi melalui Whats App dengan Kepala Dinas Pendidikan dan menyataan “ Saya menjabat di Kepala Dinas Pendidikan ini baru 1 bulan mas, hal hal yang menjadi penilaian sampean itu menjadi pertimbangan kami, perlu kami sampaikan bahwa reformasi Kepala Sekolah ini akan dilakukan secara menyeluruh se Kabupaten Sumenep, sesuai dengan amanat Permendikdasmen Nomor 7 tahun 2025 kami akan menertibkan seluruh penugasan terhadap Kepala Sekolah, termasuk Kepala Sekolah yang sudah mencapai 2 Periode akan kami arahkan ke pengawas dan atau guru pengajar biasa “ pungkasnya.
Dalam upaya peningatan mutu pendidikan di Kabupaten Sumenep, maka seperti yang disampaikan oleh Bapak Kepala Dinas Pendidikan Sumenep perlu ,matajatimnews.com sampaikan agar dalam menyeleksi calon kepala seklah hendaknya selektif, berfikir untu kepentingan sekolah dan peserta didik serta bertanggung jawab terhadap tugas dan kewajibannya.
( Penulis JUBRIONO )
