MALANG - MATAJATIMNEWS COM
Presiden Prabowo Subianto Resmikan Panen Raya Serentak di 43 Titik Seluruh Indonesia, Sinergi TNI dan Pemprov Jatim Dorong Akselerasi Swasembada Pangan Nasional
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara langsung memimpin kegiatan panen raya serentak yang dilaksanakan di 43 titik di seluruh Indonesia. Kedatangan Presiden di lokasi panen, Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, disambut hangat oleh Gubernur Jawa Timur serta Panglima TNI.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen bersama pemerintah dan TNI dalam mempercepat pencapaian swasembada pangan nasional. Dalam pelaksanaannya, TNI mengerahkan seluruh kekuatan matra untuk mengelola dan memanen tiga komoditas strategis:
- TNI Angkatan Udara — Memimpin panen Tebu
- TNI Angkatan Laut — Memimpin panen Kedelai
- TNI Angkatan Darat — Memimpin panen Padi
Presiden Prabowo menegaskan bahwa ketahanan pangan adalah fondasi utama kedaulatan negara. Dengan pelaksanaan panen serentak di 43 titik sekaligus, diharapkan produksi pangan nasional dapat meningkat signifikan, sehingga ketergantungan terhadap impor dapat dikurangi dan harga kebutuhan pokok dapat stabil.
"Kita tidak boleh bergantung pada negara lain untuk kebutuhan pangan rakyat. Makanan adalah hak setiap warga negara, dan kita wajib memastikan ketersediaannya cukup, terjangkau, dan mandiri," ujar Presiden.
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur menyambut baik langkah ini dan berkomitmen mendukung penuh program ketahanan pangan nasional di wilayahnya. Ia juga mengapresiasi peran aktif TNI yang turun langsung ke lahan pertanian untuk membantu petani dan memperluas areal tanam.
Panglima TNI menambahkan bahwa keterlibatan TNI dalam sektor pertanian bukan sekadar bantuan sesaat, melainkan program berkelanjutan. Seluruh prajurit di daerah sudah dikerahkan untuk mendampingi petani, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, hingga panen, guna memastikan target produksi tercapai.
Panen raya serentak di 43 titik ini menjadi langkah awal yang strategis. Pemerintah menargetkan dalam waktu dekat Indonesia dapat mencapai swasembada pangan sepenuhnya, bahkan mampu kembali menjadi negara pengekspor hasil pertanian ke negara lain.
Red
