SURABAYA:MATAJATIMNEWS COM
Keluarga Mochamad Cholis, salah satu penumpang Kapal Virgo Transport 8 rute Surabaya–Banjarmasin, memberikan klarifikasi terkait perbedaan penulisan nama antara tiket perjalanan dan manifest kapal.
Klarifikasi tersebut disampaikan melalui surat pernyataan yang dibuat Yuni Wahyuningsih, istri Mochamad Cholis, di kantor PT Virgo Karya Shipping Surabaya, Kamis (17/9/2026). Surat tersebut kemudian diperlihatkan Yuni kepada awak media melalui pesan WhatsApp.
Dalam surat pernyataan itu, Yuni menjelaskan bahwa nama yang tercantum dalam dokumen keluarga dan tiket perjalanan adalah M. Cholis atau Mochamad Cholis.Sementara itu, pada manifest Kapal Virgo Transport 8, nama yang tercatat adalah M. Choiris.
Keluarga turut menunjukkan foto tiket perjalanan yang mencantumkan nama Mochamad Cholis sebagai penumpang. Tiket tersebut diterbitkan PT Virgo Karya Shipping untuk perjalanan rute Surabaya–Banjarmasin.
Dalam tiket tersebut tercantum sejumlah data penumpang, di antaranya nama Mochamad Cholis, tanggal lahir, dan nomor identitas. Tiket juga mencantumkan nama Kapal Virgo Transport 8 serta jadwal keberangkatan dari Surabaya pada 12 September 2026.
Perbedaan penulisan nama antara tiket dan manifest tersebut menjadi perhatian keluarga, terutama dalam proses pendataan penumpang pascainsiden Kapal Virgo Transport 8.
Melalui surat pernyataan bermeterai, Yuni menyatakan bahwa M. Cholis dan M. Choiris merupakan orang yang sama. Ia menyebut perbedaan tersebut berkaitan dengan persoalan administrasi atau penulisan nama dalam dokumen manifest.
Dengan demikian, saya menyatakan bahwa M. Cholis dan M. Choiris adalah orang yang sama, dan perbedaan penulisan nama tersebut pada manifest kapal merupakan perbedaan administrasi/penulisan nama” demikian bunyi surat pernyataan tersebut.
Yuni juga menjelaskan, nama M. Cholis tercantum dalam Kartu Keluarga (KK) dan tiket perjalanan kapal. Sedangkan nama M. Choiris tercantum dalam manifest Kapal Virgo Transport 8.
Surat pernyataan tersebut dibuat sebagai bentuk penjelasan dari pihak keluarga mengenai perbedaan penulisan nama, sekaligus untuk membantu proses administrasi pendataan identitas Mochamad Cholis sebagai penumpang kapal.
Keluarga berharap perbedaan penulisan tersebut tidak menimbulkan kekeliruan dalam proses pendataan maupun penanganan administrasi. Sebab, hingga Kamis (17/9/2026), keluarga masih menantikan informasi resmi mengenai keberadaan Cholis.
Lima Hari Pascainsiden, Keluarga Gelar Tahlil Sementara itu, lima hari setelah insiden Kapal Virgo Transport 8, keluarga Mochamad Cholis berencana menggelar doa bersama dan tahlil pada Jumat (18/9/2026).
Kegiatan tersebut rencananya berlangsung di rumah Mochamad Cholis di Jalan Keputih Timur Pompa Air 26, Surabaya. Doa bersama digelar sebagai bentuk ikhtiar keluarga sekaligus harapan agar Cholis diberikan keselamatan.
Yuni mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan untuk mendoakan suaminya sekaligus memohon keselamatan dan kepastian mengenai keberadaannya.
Kami mendoakan agar suami saya, Mochamad Cholis, diberikan keselamatan” ujar Yuni._
Hingga kini, keluarga masih menunggu informasi resmi terkait keberadaan Cholis. Keluarga berharap proses pencarian, pendataan, dan identifikasi penumpang dapat segera memberikan kepastian bagi mereka.
Jurnalis : Mr.Mahmud
