Pertemuan tersebut menjadi ajang kopi darat sekaligus melepas kerinduan antaralumni yang sudah cukup lama tidak bertemu. Meski awalnya tidak diagendakan secara khusus, pertemuan sederhana itu justru berlangsung semarak dan penuh canda.
Beberapa alumni seperti Yayak, Imelda, Glewo, dan sejumlah alumni lainnya turut hadir sehingga suasana semakin ramai. Mereka larut dalam obrolan, bernostalgia, sekaligus bertukar kabar mengenai kehidupan masing-masing setelah bertahun-tahun tidak bertemu.
Berbagai topik menjadi bahan pembicaraan dalam pertemuan tersebut. Mulai dari rencana reuni besar alumni SMPN 22 Surabaya yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang, hingga cerita mengenai pekerjaan, keluarga, dan kabar masing-masing alumni.
Obrolan yang berlangsung santai membuat suasana pertemuan terasa seperti kembali ke masa sekolah. Tidak ada jarak antarangkatan, semua larut dalam satu meja dan menikmati kebersamaan.
Pertemuan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa hubungan pertemanan yang terjalin sejak bangku sekolah tetap dapat dipertahankan, meski waktu dan kesibukan membuat para alumni jarang bertemu.
Rencananya, kebersamaan tersebut akan kembali berlanjut dalam agenda reuni alumni SMPN 22 Surabaya pada November mendatang. Para alumni berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum untuk mempertemukan lebih banyak teman lama dari berbagai angkatan.
Jurnalis : Mahmud

